SENTO DAN ONSEN

4 12 2007

Setelah seharian berada di luar rumah, ke sekolah, ke kantor atau melakukan suatu perjalanan, yang ingin dilakukan orang Jepang sesampainya di rumah adalah ofuro (berendam). Kalau dilihat dari katanya, ofuro sebenarnya berarti bak, tapi orang Jepang menggunakan kata ini untuk aktivitas mandi dengan cara berendam yang dapat dilakukan di dalam rumah, sento atau onsen.    

SENTO 

Sento atau rumah pemandian merupakan pemandian umum yang banyak terdapat di Jepang. Agar dapat mandi di sento ini, pengunjung harus membayarkan sejumlah uang. Ada sento yang tempat mandi pria dan wanitanya digabung dan ada sento yang tempat mandi pria dan  wanitanya dibatasi dengan pembatas. Dewasa ini sento yang tempat mandi pria dan wanitanya digabung sudah jarang ditemukan. 

Bagian-bagian Sento

Sento terdiri atas 5 bagian, yaitu :

1. Serambi Depan

Gerbang sento sepintas terlihat seperti gerbang kuil yang dipasangi noren (korden Jepang) di depannya. Warna noren sento biasanya biru dan bertuliskan kanji (yu) atau huruf hiragana (yu) yang artinya air panas. Di serambi depan ini ada dua buah pintu yang juga ditutupi korden, yang satu menuju ruang ganti pria dan dan yang satunya lagi menuju ruang ganti wanita.  

2. Ruang Ganti

Ruang ganti berukuran 10×10 meter yang beralaskan tatami dan di dalamnya ada lemari pakaian, untuk pelangan tetap disediakan rak khusus. Ruang ganti biasanya dilengkapi toilet, meja, kursi, kulkas, mesin penjual otomatis dan timbangan. Di ruang ganti wanita biasanya ada tempat tidur bayi.

3. Tempat Mandi   

Tempat mandi dan ruang ganti dibatasi dengan pintu geser . Lantai tempat mandi terbuat dari ubin dan di dekat pintu masuknya ada bangku kecil dan ember. Di dindingnya ada beberapa pasang kran yang terdiri dari kran air panas dan kran air dingin, kadang-kadang juga dilengkapi shower. Ofuro (bak mandi) ada di bagian ujung dengan 3 tingkatan temperatur air. Di dinding tempat mandi pria biasanya ditempelkan poster wanita telanjang, sedang di  dinding tempat mandi wanita ditempelkan poster wanita cantik.   

5. Kamaba

Kamaba atau ruang pemanas adalah tempat air dipanaskan yang terletak di belakang tempat mandi. Bahan bakarnya minyak atau listrik. Ada juga yang bahan bakarnya kayu bakar. Setelah perang dunia II, sento-sento di Jepang cendrung menggunakan  bahan bakar listrik 

6. Sauna

Akhir-akhir ini, banyak juga sento yang dilengkapi sauna dan bak mandi air dingin di sebelahnya untuk pendinginan setelah bersauna. Ada biaya tambahan untuk dapat menikmati fasilitas sauna ini.

Aturan-atuaran  Mandi di Sento 

Orang asing perlu mengetahui aturan-aturan mandi di sento agar tidak melakukan kesalahan yang menggangu pengunjung lain atau merugikan pemilik sento.  

Peralatan Mandi    

Peralatan mandi yang biasanya dibawa ke sento adalah handuk, sabun dan sampo. Kalau tidak punya dapat dipesan pada penjaga sento yang duduk di bandai. Ada juga orang yang membawa dua lembar handuk, yang besar untuk mengeringkan badan, sedangkan yang kecil (terbuat dari nilon) untuk membersihkan badan saat mandi. Pengunjung juga dibolehkan menbawa alat-alat perawatan tubuh seperti sikat gigi, pasta gigi, pisau cukur, sisir, minyak rambut, make up, bedak dan lain-lain.      

Masuk dan Melepas Pakaian 

Pada saat masuk ke sebuah sento, pengunjung mengganti sepatu atau sendal yang dipakainya dengan slop yang telah disediakan. Kemudian masuk ke salah satu pintu, pintu bertanda (otoko) ’pria’ yang berwarna kebiru-biruan atau(onna) ‘wanita’ yang berwarna kemerah-merahan tergantung jenis kelamin. Kalau tidak tahu pintu mana yang harus dimasuki karena tidak ada tanda untuk pria atau perempuan, tunggu saja beberapa saat sampai ada pengunjung keluar atau masuk ke tempat itu atau tanya kepada penjaga sento. Biasanya di pintu masuk itulah pengunjung membayar biaya sento (antara 300-600 yen) dan memesan alat-alat mandi seperti sabun, handuk, sampo, pencukur jenggot kepada penjaga sento. Setelah membayar, pengunjung memilih sebuah loker kosong untuk tempat menyimpan pakaiannya dan melepaskan pakaian yang dipakainya. Lalu, masuk ke tempat mandi. Di tempat mandi, pengunjung mengambil sebuah ember dan bangku kecil dan memilih sebuah kran. Sebelum mulai mandi, bangku kecil perlu disiram dulu dengan air agar higienis karena sebelumnya juga dipakai oleh orang lain. Pada saat mandi dengan air yang berasal dari kran, pengunjung bebas menggunakan sabun dan sampo yang dibawanya, namun diharapkan air yang digunakan untuk membersihkan diri tidak sampai menciprat orang lain, karena ada kemungkinan orang lain tersebut sudah bersih. Setelah merapikan peralatan mandi dan badan benar-benar bersih tanpa ada busa sabun atau sampo barulah pengunjung boleh masuk ke ofuro dan bebas berendam selama yang ia suka.      Pada saat akan masuk ke afuro, pengunjung harus mamastikan bahwa di badannya sudah tidak ada lagi busa sabun atau sampo. Sebab menjaga kebersihan air ofuro merupakan aturan dasar pada saat mandi di sento. Mengotori air ofuro akan sangat mengganggu pengunjung lain dan merugikan pemilik sento karena ia harus mengeringkan, membilas dan mengisinya lagi. Hal itu memerlukan waktu yang cukup lama sehingga pemilik sento akan kehilangan pengunjung dan tentu saja akan dirugikan secara finansial.   

Berpakaian dan Pergi 

Selesai berendam pengunjung kembali ke ruang ganti dan memakai pakaiannya dengan tenang. Di sana pengunjung juga dapat menikmati es krim atau menikmati ketenangan taman. Ketika akan meninggalkan sento, pengunjung harus memastikan barang bawaannya agar tidak ada barang yang tertinggal.  Aspek

Nilai Sosial-Budaya Sento 

Tempat pemandian umum adalah tempat yang unik untuk berkomunikasi dan berinteraksi. Karena dalam kehidupan sehari-hari umumnya orang-orang menampilkan dirinya setelah ber-make up atau berpakaian. Make up dan pakaian memberi pernyataan siapa orang tersebut dan juga memberi orang tersebut status. Tetapi, di tempat pemandian umum semua orang telanjang sehingga tak ada lagi yang dapat djadikan sebagai alat untuk membedakan atau menentukan status sosial seseorang. Terkadang ada juga orang yang malu telanjang dihadapan orang lain meskipun dengan orang yang berjenis kelamin sama. Di sento inilah kita bisa melihat orang apa adanya tanpa ada yang ditutupi. Di sini pula kita dapat melihat bahwa tidak ada orang yang sempurna (ketidaksempurnaan orang) sehingga dapat lebih percaya diri meskipun ada kekurangan pada diri sendiri. Di sento, anggota yakuza (mafia Jepang) mudah dikenali  dari orang-orang Jepang biasa karena tato yang menutupi seluruh tubuhnya. Yakuza selalu diasosiasikan dengan kekerasan sehingga pengunjung biasa menjadi takut dan tidak nyaman. Akibatnya, banyak sento yang melarang yakuza datang ke tempatnya. Alasan lain melarang yakuza bertato adalah alasan kesehatan karena pembuatan tato dengan jarum mungkin menyebabkan orang tersebut mengidap penyakit menular. Selain yakuza, orang asing juga dilarang datang ke sento. Alasannya adalah banyak orang asing tidak mematuhi aturan mandi di sento, misalnya mereka masuk ke ofuro dengan tubuh yang masih kotor atau di badannya masih ada sisa busa sabun atau sampo. Tidak jarang orang asing membawa minuman keras dan mabuk-mabukan sehingga menimbulkan keributan.       

Onsen 

Onsen merupakan pemandian umum mata air panas yang biasanya berada di luar ruangan. Airnya berasal dari mata air panas gunung api yang mengandung mineral seperti sulfur, kalsium sodium dan lain-lain yang suhunya berkisar antara 25° celcius sampai 40° celcius yang efektif untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti reumatik, tekanan darah tinggi, diabetes, berbagai penyakit kulit dan lain-lain.  

Aturan mandi/ berendam di onsen ini hampir sama dengan aturan-aturan yang berlaku di sento, yaitu pengunjung membersih dirinya terlebih dahulu sampai bersih kemudian baru berendam di dalam onsen ini. Perbedaannya terletak pada ketenangan. Pada umumnya orang datang ke onsen untuk relaksasi sehingga ketenangan sangat penting dan diharapkan pengunjung tidak berisik atau berbuat gaduh sehingga mengganggu orang lain.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: