BENTO

4 12 2007

Kalau mendengar kata bento, yang terbayang biasanya restoran fast food Jepang yang biasanya ada di mall-mall. Tapi, menurut bahasa Jepang bento berarti perbekalan atau seporsi makanan yang dibawa dari rumah dalam bentuk perbekalan yang isinya nasi, ikan dan sejenis acar atau sayuran yang dimasukkan ke dalam kotak. Kotak bento dapat dibeli di toko serba ada atau warung khusus bento. Ada kotak bento buatan tangan dan ada pula buatan pabrik.  

Sejarah Bento 

Bento pertama kali dibuat pada akhir zaman Kamakura, tepatnya pada abad 14 ketika masyarakat Jepang mengetahui cara memasak nasi kering yang dikenal dengan nama hoshii. Hoshii adalah nasi yang dapat dimakan setelah dimasak dengan air yang kemudian dimasukkan ke dalam kantong kecil. Tapi, istilah bento digunakan pada abad 16 ketika Oda Nobunaga  (1534-1582) memberi makan orang-orang yang ada di istananya satu persatu. Bento berkembang di Jepang pada zaman Edo (1603-1867) yang damai. Para pelancong membawa bento yang isinya onigiri (nasi kepal) di dalam kotak anyaman bambu. Pada waktu itu, bento biasanya dimakan di antara maku (babak) pada pertunjukan kabuki dan noh. Bento jenis ini disebut makuuchi bento yang sangat populer saat itu. Dewasa ini, anak-anak pergi ke sekolah membawa bento. Para karyawan juga membawa bento ke kantor.    Pada zaman Meiji (1868-1912), ekibento (bento stasiun/ perbekalan yang dijual di stasiun) atau yang lebih dikenal dengan sebutan ekiben dijual untuk pertama kali. Ekiben pertama isinya onigiri dan aprikot yang dijual di stasiun Utsunomiya, perfektur Tochigi. Saat ini, ekiben masih populer dan isinya pun bermacam-macam.   Sejak zaman Taisho (1912-1926), bento semakin memasyarakat di Jepang, terlebih lagi sejak munculnya kotak bento alumunium yang mudah dibersihkan. Kecendrungan orangtua yang ingin anaknya makan makanan yang higienis pun membuat orangtua mewajibkan anaknya membawa bento ke sekolah. Penemuan mikrowave di tahun 1980-an juga menyebabkan bento semakin mudah ditemukan di toserba-toserba.     

Cara Membuat Bento  

Dalam membuat bento makanan harus dimasak dengan baik agar rasa dan warnanya tidak berubah. Makanan-makanan yang mudah basi sebaiknya tidak dijadikan bento, begitu juga makanan yang mengandung banyak cairan karena dapat mengkontaminasi makanan lain. Hal lain yang mesti diperhatikan dalam pembuatan bento ini adalah cara penyusunan makanan dalam kotak bento. Bento harus disusun sedemikian rupa agar sedap dipandang mata dan komposisi warna makanan  pun harus dapat menimbulkan nafsu makan ketika tutup kotak bento pertama kali dibuka. Ini sesuai dengan salah satu ungkapan yang berbunyi, ‘nihon ryouri wa me de taberu’. Artinya, makanan Jepang dimakan dengan mata. Bento umumnya terdiri atas nasi, lauk, sayuran dan sejenis acar. Perbandingan nasi, lauk, sayuran dan acar untuk bento itu adalah 4:3:2:1. Namun, semua makanan pada dasarnya dapat dijadikan bento.   

Jenis-jenis Bento

Banyak sekali jenis bento, hal itu tergantung dari isinya, tempat bento itu dijual dan waktu bento itu dimakan. Di antaranya yang paling terkenal adalah :

1. Chuka Bento

Chuka Bento adalah bento yang isinya masakan China yang berfungsi sebagai peransang selera.  Bento ini muncul sejak China mulai membuat masakan dingin dan juga dikenal sebagai makanan kecil tengah malam.

2. Kamaneshi Bento

Kamaneshi Bento adalah bento yang dijual di stasiun-stasiun di perfektur Nagano. Kotak bento ini terbuat dari tanah liat dan merupakan salah satu souvenir unik dari perfektur Nagano.

3. Makunouchi Bento

Makunouchi Bento adalah bento yang dimakan di antara maku (babak) pada pertunjukan kabuki dan noh yang isinya nasi, asinan umeboshi, salmon bakar dan telur gulung.

4. Noriben

Noriben adalah bento paling sederhana yang isinya nasi yang dilumuri kecap bercampur rumput laut

5. Sake Bento

Sake Bento adalah bento yang makanan utamanya irisan salmon bakar.

6. Shidashi Bento

Shidashi Bento adalah bento yang dibuat di restoran yang dipesan pada waktu makan siang. Bento ini biasanya dimakan pada acara yang dihadiri oleh banyak orang seperti pesta atau upacara kematian. Bento ini isinya makanan tradisional Jepang seperti tempura, nasi dan sejenis acar. Shidashi Bento ini juga ada yang dikemas dengan gaya Eropa.

7. Shushizume

Sushizume adalah bento yang isinya sushi sesuai dengan makna katanya. 

8. Hayaben

Hayaben adalah bento pembuka, yaitu bento yang dimakan pada saat makan siang yang dilanjutkan dengan makanan lain sesudahnya

9. Hokaben

Hokaben adalah sejenis bento yang dijual toko waralaba ‘Hokka Hokka Tei’.

10. Reito Mikan

Reito Mikan adalah bento yang dijual di atas kereta api yang isinya jeruk China dingin. Reito Mikan ini adalah bento berisi makanan penutup yang dijual di kereta api.

11. Hinomaru Bento

Hinomaru Bento adalah nama yang diberikan untuk bento berisi nasi putih yang di tengah-tengahnya ada umemoshi. Nama Hinomaru Bento ini diambil dari nama bendera Jepang yang berwarna putih dengan lingkaran merah di tengah-tengahnya. Bento ini populer setelah perang dunia II karena Jepang kekurangan makanan dan bento berfungsi sebagai propaganda hidup hemat pada masa itu. 


Actions

Information

2 responses

1 09 2009
julia

ijin copas ya 🙂 aku lagi belajar bikin bento🙂

3 05 2010
Frieska

Punya buku mengenai bento dan sejarahnya dan maknanya ga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: